Sunday, July 8, 2012

Ryan Giggs Kapten Tim Sepak Bola Inggris Raya


LONDON, KOMPAS.com - Pemain veteran Manchester United, Ryan Giggs, Minggu (8/7/2012), ditetapkan sebagai kapten tim sepak bola Inggris Raya, pada Olimpiade London 2012.

Giggs adalah satu dari kuota tiga pemain yang berumur di atas usia ketentuan pemain untuk tampil di ajang olimpiade. Tim sepak bola Inggris Raya di Olimpiade London 2012 ditangani pelatih Stuart Pearce.

"Jelas saya mempunyai pengalaman dan banyak pemain muda di skuad ini, sebagai kapten mudah-mudahan saya bisa menularkan itu pada pemain-pemain muda," kata Giggs, pemain asal Wales, kepada situs resmi Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA).

Giggs belum pernah tampil pada turnamen besar bersama Wales. Meski demikian, ia memiliki pengalaman melimpah pada level klub yakni 12 kali menjuarai Liga Inggris, lima kali juara Piala FA, dan dua kali juara Liga Champions. Pemain berusia 38 tahun itu juga mencatat 64 kali tampil di tim nasional Wales, sebelum pensiun dari ajang sepak bola internasional tahun 2007.

Selain Giggs, pemain Inggris Raya yang berusia lebih dari ketentuan usia pemain sepak bola olimpiade adalah Craig Bellamy dan Micah Richards. Mereka dipilih masuk tim Inggris Raya, menyisihkan pemain bintang David Beckham.

Giggs akan memimpin rekan-rekannya pada laga pertama mereka melawan Brasil di Stadion Riverside, 20 Juli mendatang.

"Ryan Giggs akan menjadi kapten tim sepanjang turnamen ini," kata Pearce kepada Press Association.

"Saya mengamati pemain dalam skuad dan saya pikir, ada beberapa kandidat yang bagus. Aaron Ramsey kapten Wales, Micah Richards kapten Manchester City beberapa kali, juga Craig Bellamy yang punya pengalaman dan satu atau dua pemain lainnya selama pemusatan latihan."

"Tetapi, saya pikir, Ryan adalah kapten paling menonjol di kalangan pemain dalam skuad ini. Dia mendapatkan respek dari seluruh pemain dan saya ingin segera bisa bekerja sama dengannya dan mendampinginya," lanjut Pearce, menjelaskan asalan pemilihan Giggs sebagai kapten tim sepak bola Inggris Raya. (AFP/SAM)


Via: Ryan Giggs Kapten Tim Sepak Bola Inggris Raya

Saturday, July 7, 2012

Xabi Alonso: Wajah Perempuan Indonesia Oke


JAKARTA, KOMPAS.com - Bintang Real Madrid asal Spanyol, Xabi Alonso, kembali menyapa penggemarnya di Monas, Jakarta, Minggu (8/7/2012). Alonso merupakan tamu spesial dalam program "Indonesia Mengoper Bola 2012" yang disponsori oleh Dua Kelinci.

Alonso tak lupa untuk menyapa para penggemarnya. "Selamat pagi!" sahut Alonso menggunakan bahasa Indonesia yang diikuti sorak-sorai dari para penonton.

Para penonton yang hadir di Monas, dibuat histeris saat Alonso memasuki panggung yang telah disediakan pihak sponsor. Selain Alonso, turut pula hadir dua pemain tim nasional Indonesia, Firman Utina dan Ponaryo Astaman.

Farhan dan Asri Welas yang menjadi MC pada acara tersebut membuat orang-orang menonton langsung di Monas semakin ceria. Pasalnya, ada momen unik saat Alonso ditanyai kesannya terhadap perempuan Indonesia.

"Perempuan-perempuan di Indonesia mempunyai wajah yang oke," ucap Alonso terlihat malu-malu.

Setelah mengikuti acara ini, Alonso dikabarkan bakal meneruskan liburan ke Bali. Hal itu diungkapkan salah satu Madridista Indonesia yang berkesempatan bertemu Alonso secara langsung.

"Saya tadi tanya dia ingin ke mana? Dia bilang akan berlibur ke Bali bersama istrinya (Nagore Aramburu). Istrinya tidak terlihat di sini, mungkin tak ikut dan masih di hotel," ujar fans Madrid, Sidi.


Via: Xabi Alonso: Wajah Perempuan Indonesia Oke

Vettel Risau Balapan Akan Jadi Seperti Undian


Silverstone - Sebastian Vettel menilai GP Inggris Raya bisa menjadi sebuah undian besar jika hujan kembali turun dan mengguyur lintasan, seperti pada sesi kualifikasi.

Sesi kualifikasi di Silverstone, Sabtu (07/07/2012), sempat disetop sekitar 1,5 jam akibat hujan deras. Setelah kembali dilanjutkan, Vettel pada akhirnya mencatatkan waktu terbaik keempat.

Pebalap Red Bull tersebut lalu memprediksi kalau balapan, Minggu (8/7) akan berjalan amat berat jika kondisi seperti itu terjadi lagi di lintasan.

"Dengan kondisi seperti itu, balapan bisa menjadi sebuah undian besar," ujar Vettel seperti dilansir Autosport.

"
Via: Vettel Risau Balapan Akan Jadi Seperti Undian

Atasi Thompson, Wladimir Klitschko Pertahankan Gelar


Bern - Wladimir Klitschko berhasil mempertahankan gelar juaranya setelah mengalahkan penantangnya, Tony Thompson. Klitschko dinyatakan menang di ronde keenam.

Di Stade de Suisse Wankdorf, Bern, Swiss, Sabtu (7/7/2012), Klitschko berhasil membuat Thompson mencium kanvas pada ronde enam. Meski Thompson masih mampu bangun, wasit kemudian menghentikan pertandingan.

Di ronde lima, Thompson yang merupakan petinju asal AS dan kini berusia 40 tahun sebenarnya juga sempat disungkurkan oleh Klitschko. Tetapi ketika itu pertandingan masih dilanjutkan.

Ini bukanlah pertemuan pertama keduanya. Klitschko dan Thompson sempat berhadapan tahun 2008 lalu, dengan kemenangan KO di ronde ke-11 ketika itu diraih oleh Klitschko. Thompson saat itu disebut mengalami cedera di bagian kaki sehingga pergerakannya jadi kurang leluasa.

Dengan kemenangan tersebut maka gelar juara kelas berat versi IBF, WBA dan WBO masih berhak disandang Klitschko, yang merupakan kelahiran Ukraina 36 tahun silam.

Usai pertandingan, Klitschko langsung memimpin sekitar 25 ribu penonton laga itu untuk menyanyikan lagu 'Selamat Ulang Tahun'. Itu ia persembahkan untuk sang pelatih, Emanuel Steward, yang genap berusia 68 tahun.

"Tony Thompson sulit sekali dipukul. Sepanjang malam Tony terus-terusan mengawasi tangan kanan Wladimir," kata Steward di CBSSports.com.




Via: Atasi Thompson, Wladimir Klitschko Pertahankan Gelar

Serena Jadi Juara Usai Atasi Radwanska


London - Serena Williams menyabet gelar juara tunggal putri di Wimbledon. Ia melakukannya setelah mengatasi perlawanan Agnieszka Radwanska dengan 6-1, 5-7, dan 6-2.

Serena, unggulan enam, dengan cepat berhasil merebut set pertama tetapi harus menghadapi perlawanan alot dari Radwanska yang merupakan unggulan tiga.

Di awal set penentu, pertarungan sempat berjalan ketat. Namun, pada akhirnya Serena berhasil memastikan kemenangan. Untuk Serena, ini merupakan titel juara Wimbledon kelima (2002, 2003, 2009, 2010, 2012). Total, ini adalah gelar Grand Slam ke-14 untuk Serena.

Serena memulai pertandingan, Sabtu (7/7/2012) malam WIB, dengan baik. Setelah memenangi gim servisnya, Serena meraih keunggulan 2-0 usai melakukan break pada gim kedua.

Setelah itu Serena terus melaju dan menambah keunggulan menjadi 3-0. Radwanska sempat memaksakan deuce di gim servis keduanya, tetapi Serena belum teredam. Serena pun unggul 4-0.

Radwanska sempat menjaga asa ketika mencuri poin dalam kedudukan 1-5 usai memaksimalkan gim servis ketiganya di set ini. Tetapi Serena kemudian merebut set pertama hanya dalam 36 menit. 6-1 untuk Serena dan hujan terlihat mulai turun.

Saat set kedua dimulai, Radwanska langsung berhasil merebut angka dari gim servisnya. Namun, Serena dengan cepat berhasil menyamakan kedudukan jadi 1-1. Serena bahkan bisa melakukan break di gim ketiga untuk berbalik unggul 2-1. Keunggulan lalu ia tambah lagi jadi 3-1.

Tak mau kalah begitu saja, Radwanska kemudian memberikan perlawanan lebih sengit. Ia berhasil menyamakan skor dalam kedudukan 4-4 usai mencatatkan break.

Radwanska bahkan kemudian berbalik memimpin 5-4 atas Serena. Tak mau lama-lama tertinggal, Serena membalas dan menyamakan kedudukan jadi 5-5.

Bak sedang mendapat angin, Radwanska kembali memimpin 6-5 dan akhirnya menutup set kedua dengan 7-5, setelah bola pengembalian Serena berakhir di net.

Di set ketiga, permainan berjalan ketat. Setelah imbang 1-1 dan 2-2, perlahan Serena mulai menjauhkan jarak dari Radwanska untuk kemudian memimpin 4-2.

Seperti ingin segera menyudahi permainan, Serena pun ngebut mendulang angka demi angka sampai akhirnya menutup set ini dengan 6-2, dan menang 6-1, 5-7, dan 6-2.





Via: Serena Jadi Juara Usai Atasi Radwanska

Jika Modric Pergi, Ini Penggantinya


LONDON, KOMPAS.com - Tottenham Hotspur dikabarkan berusaha keras mendatangkan Joao Moutinho ke White Hart Line pada musim depan. Gelandang FC Porto tersebut menjadi target utama jika "Spurs" harus kehilangan Luka Modric.

Modric santer diberitakan akan meninggalkan "Spurs" pada musim panas ini setelah media-media memberitakan bahwa gelandang asal Kroasia tersebur telah mencapai kesepakatan pribadi dengan Real Madrid. Modric diprediksi resmi berganti kostum "El Real" pada pekan depan.

Seorang sumber terdekat Modric mengungkapkan kepada Daily Mirror, "Semuanya telah selesai dengan memuaskan. Luka dan Madrid telah mencapai kesepakatan. Satu-satunya masalah adalah Tottenham yang membuatnya menjadi sulit. Namun, segalanya akan segera diselesaikan."

"Spurs" sendiri berusaha memagarai Modric dengan harga tinggi. Playmaker Kroasia itu bakal dilepas jika Madrid sanggup membayar 35 juta poundsterling (sekitar Rp 509 miliar).

Namun, Pelatih Andre Villas-Boas sudah mengantongi nama pengganti seandainya Modric positif hengkang. Moutinho.

AVB sudah lama menginginkan Moutinho. Saat membesut Chelsea musim lalu, AVB berusaha mendatangkan gelandang berusia 25 tahun tersebut ke Stamford Bridge. Namun sayang, kesepakatan antara kedua klub tidak tercapai.

Moutinho pun tidak perlu waktu lama untuk beradaptasi dengan gaya kepelatihan Villas-Boas jika nantinya resmi berseragam Tottenham. Maklum saja, Moutinho pernah bekerja sama dengan AVB kala menangani Porto dan meraih trofi Liga Europa. (F365)


Via: Jika Modric Pergi, Ini Penggantinya

Friday, July 6, 2012

Spalletti Berhasrat Latih Rusia


ZENIT, KOMPAS.com - Pelatih Zenit St Petersburg, Luciano Spalletti, mengaku tertarik menangani tim nasional Rusia. Bahkan, pelatih asal Italia itu mengaku yakin bisa membawa "Beruang Merah" lolos ke putaran final Piala Dunia 2014.

Kursi kepelatihan Rusia sedang lowong, sejak ditinggal mundur Dick Advocaat, setelah Rusia gagal lolos fase grup Piala Eropa 2012. Mantan pelatih Inggris, Fabio Capello, disebut-sebut bakal menggantikan Advocaat.

"Bagi saya, melatih Rusia adalah hal yang menyenangkan. (Melatih Rusia) kehormatan luar biasa, meskipun saya tahu hal itu pekerjaan sulit," jelas Spalletti.

Di Rusia, Spalletti sedang naik daun. Pelatih berusia 53 tahun tersebut berhasil membawa Zenit dua kali berturut-turut tampil menjuarai Liga Utama Rusia sejak menangani klub tersebut pada 2009. (ZNT)


Via: Spalletti Berhasrat Latih Rusia

Ray Allen Hijrah ke Heat


Miami - Juara NBA Miami Heat segera mendapatkan 'amunisi' baru untuk kompetisi musim depan. Pebasket veteran Ray Allen setuju meninggalkan Boston Celtics untuk bergabung dengan Heat.

Diberitakan Miami Herald, Allen menolak tawaran finansial yang lebih besar dari Celtics yaitu sebesar 12 juta dolar AS selama dua tahun dengan menerima 6,3 juta dolar AS dengan durasi yang sama dari Heat.

Kabar ini diungkapkan oleh pemilik Heat, Micky Arison, pada Jumat (6/7/2012) malam waktu setempat usai menerima kepastian dari presiden klub, Pat Riley.

"Sekarang pukul 2.30 pagi di London dan saya baru saja bangun dengan menerima berita hebat," kicau Arison di Twitter. "Selamat datang di keluarga baru, No. 20," tulisnya lagi sembari mengindikasikan kalau Allen akan memakai jersey nomor 20.

Bintang Heat Lebron James juga mengonfirmasi bahwa Allen akan bergabung dengannya melalui akun Twitter pribadinya @KingJames.

"HeatNation sambutlah kedatangan rekan baru kita Ray Allen Wow," kicau pebasket yang sudah 8 kali masuk tim NBA All-Star itu.

Meski sudah sepakat, pemain yang dijuluki Three Point King itu belum resmi bergabung Heat sebelum 11 Juli karena aturan NBA.

Menurut Yahoosport, keputusan Allen hengkang ke Heat disebut-sebut dipengaruhi oleh hubungan yang tidak harmonis dengan point guard Celtics, Rajon Rondo. Selain itu, Allen juga sakit hati setelah Celtics nyaris menukarnya ke Memphis Grizzlies pada Februari silam.


Via: Ray Allen Hijrah ke Heat

Guardiola di AS sampai Akhir Tahun


MADRID, KOMPAS.com - Josep Maria Orobitg, selaku agen Josep "Pep" Guardiola, membantah kliennya akan menangani tim nasional Rusia. Pernyataan Orobitg merupakan respons dari spekulasi yang berkembang di Rusia.

Menurut media-media Rusia, Guardiola akan terbang ke Rusia untuk bernegosiasi dengan Federasi Sepak Bola Rusia. Pemilik Spartak Moskwa Leonid Fedun dikabarkan siap membayar gaji pelatih tersukses dalam sejarah Barcelona tersebut jika melatih timnas.

Selain Rusia, Guardiola juga dikabarkan sedang didekati AC Milan. Bahkan. koran Spanyol, AS, mengklaim kedua pihak telah bernegosiasi.

"Pep tidak menerima tawaran dari Rusia. Saya tidak mengerti dari mana kabar ini," jelas Orobitg kepada Izvetia.

"Guardiola dan keluarganya berada di Amerika Serikat saat ini. Ia berencana tetap tinggal di sana sampai akhir tahun 2012," ungkap Orobitg. (STT)


Via: Guardiola di AS sampai Akhir Tahun

Rio Haryanto Start ke-12 di Feature Race


Silverstone - Rio Haryanto mengakhiri sesi kualifikasi GP2 Inggris di posisi ketujuh. Namun penalti yang diterimanya di GP2 Valencia lalu membuatnya harus memulai feature race di Silverstone dari urutan ke-12.

Di sesi kualifikasi yang digelar Jumat (6/7/2012) waktu setempat, Rio mencetak waktu tercepat ke-7, dengan catatan waktu 2 menit 3,398 detik. Ia lebih unggul 0.029 detik dari rekan steimnya, Max Chilton.

Sesi kualifikasi dan sesi latihan yang berlangsung dalam kondisi hujan deras mengharuskan seluruh peserta menggunakan ban tipe wet. Bagi Rio, kedua sesi di hari Jumat ini merupakan pengalaman pertamanya membalap mobil GP2 dalam kondisi hujan dan basah.

Hasil sesi kualifikasi yang sangat baik buat Rio, karena sesi tadi adalah pengalaman pertama buat Rio mengemudi mobil GP2 dalam kondisi basah," ujar Manajer Teknis, Piers Hunnisett, dalam rilis yang diterima oleh detikSport.

"Ia berhasil menjalankan sesi dengan tenang selama berlangsungnya sesi, meskipun dalam kondisi yang sangat sulit."

"Ia harus menjalankan penalti penurunan 5 posisi dalam start besok, yang mana seluruh orang di paddock merasa ia seharusnya tidak mendapatkan hukuman tersebut. Kami berharap ia bisa meraih finis dalam posisi 8 besar," harapnya.

Sementara itu, posisi start terdepan diraih oleh Fabio Leimer dari tim Racing Engineering, dengan waktu 2 menit 1,889 detik. Posisi kedua dan ketiga masing-masing ditempati oleh Johnny Cecotto dan Jolyon Palmer.



Via: Rio Haryanto Start ke-12 di Feature Race

Soal Jilbab, Perancis Lawan FIFA


PARIS, KOMPAS.com - Federasi Sepak Bola Perancis (FFF) memutuskan tidak mengikuti peraturan FIFA, yang menyebutkan pesepak bola perempuan boleh bermain menggunakan jilbab, Jumat (6/7/2012). Sikap itu diambil berdasarkan prinsip konstitusi dan legislatif tentang sekularisme yang berlaku di negeri mereka.

"Berkaitan dengan partisipasi tim nasional perempuan Perancis di kompetisi internasional dan organisasi kompetisi nasional, Federasi Sepak Bola Perancis menegaskan kembali adanya kewajiban untuk menghormati prinsip konstitusional dan legislatif mengenai sekularisme yang berlaku di negara kita dan tertera dalam undang-undang," demikian pernyataan FFF.

FIFA mencabut larangan jilbab berdasar keputusan Badan Asosiasi Sepak Bola Internasional (IFAB), pada Kamis (6/7/2012). IFAB adalah badan perumus peraturan sepak bola internasional, yang terdiri dari empat anggota FIFA dan empat anggota asosiasi sepak bola Inggris.

Keputusan mengizinkan jilbab diambil IFAB berdasar rekomendasi pejabat medis FIFA yaitu bahwa tak ada literatur medis tentang cedera yang terjadi akibat pemakaian jilbab. Keputusan itu masih bersifat uji coba dan akan dievaluasi pada Rapat Umum Tahunan IFAB pada 2014.

"IFAB setuju mengizinkan pemakaian jilbab dalam sebuah masa percobaan. Desain, warna, dan material yang boleh dipakai akan didefinisikan dan dikonfirmasikan setelah Pertemuan Bisnis Tahunan, di Glasgow, Oktober mendatang," ujar IFAB.

"Saat ini tak ada literatur medis tentang adanya cedera yang terjadi akibat dari pemakaian jilbab dan karena itu, keputusan yang diambil hari ini akan ditinjau pada Pertemuan Umum Tahunan IFAB pada 2014," demikian pernyataan IFAB.


Via: Soal Jilbab, Perancis Lawan FIFA

Van Gaal Kembali Besut Belanda


AMSTERDAM, KOMPAS.com - Federasi Sepak Bola Belanda (KNVB) resmi mengangkat Louis Van Gaal sebagai pelatih tim nasional, menggantikan Bert van Marwijk yang memutuskan mundur, 27 Juni lalu.

"KNVB mencapai kesepakatan dengan Louis van Gaal, di Noordwijk, pada Jumat (6/7/2012). Van Gaal akan menjadi pelatih dengan sasaran Piala Dunia 2014, terhitung 1 Agustus 2012," ujar KNVB

Marwijk mundur sebagai bentuk pertanggungjawaban atas kegagalan Belanda lolos dari fase grup Piala Eropa 2012. Belanda mengakhiri fase Grup B sebagai penghuni dasar klasemen, dengan nilai nol.


Via: Van Gaal Kembali Besut Belanda

Inter: Selamat Datang, Silvestre


MILAN, KOMPAS.com - Inter Milan mengumumkan telah mendapatkan bek asal Argentina, Matias Silvestre (27) dari Palermo, dengan status pinjam selama satu musim atau hingga Juni 2013, Jumat (6/7/2012).

"Matias Silvestre kini adalah pemain Milan. Bek Argentina berusia 27 tahun itu bergabung dengan status pinjam," demikian pernyataan Inter.

Selain itu, Inter mengumumkan telah mengakhiri kerja sama dengan penyerang Diego Forlan, yang sebetulnya masih punya kontrak hingga 30 Juni 2013.

"Semua orang di Inter Milan mengucapkan semoga sukses kepada Forlan dalam perjalanan karier di masa mendatang," demikian pernyataan Inter.

Setelah mengakhiri kontrak dengan Inter, Forlan menandatangani kontrak berdurasi tiga musim dengan klub Brasil, Internacional.


Via: Inter: Selamat Datang, Silvestre

Pangeran Ali Ucapkan Selamat kepada Pesepakbola Putri


LONDON, KOMPAS.com - Wakil Presiden dan anggota komite eksekutif FIFA, Pangeran Ali Bin Al-Hussein, dari Yordania mengucapkan selamat kepada seluruh pemain sepak bola putri, karena FIFA telah mengizinkan penggunaan jilbab bagi para pesepakbola putri.

Langkah ini membuat sepak bola dapat dimainkan oleh para pemain putri Muslim, tanpa meninggalkan kewajiban mereka dalam memakai jilbab.

>"Untuk semua pemain putri di seluruh dunia, kami ucapkan selamat. Kami berharap dapat melihat penampilan kalian di lapangan. Sepak bola perempuan sedang bangkit, dan kami semua mengandalkan kalian. Kalian mendapatkan dukungan penuh dari kami," kata Pangeran Ali, Jumat (6/7/2012) di London.

Menurut Pangeran Ali, penghapusan larangan itu akan membuat sepak bola putri berkembang pesat di negara-negara berpenduduk mayoritas Islam.

PBB juga pernah melobi FIFA, untuk mengijinkan jilbab dipakai di arena sepak bola, sebagai bagian kampanye antidiskriminasi. Sebelumnya, jilbab dilarang dipakai dalam laga sepak bola oleh FIFA sejak 2007. Tim putri Iran yang memuncaki babak kualifikasi untuk olimpiade dihukum dengan kekalahan 0-3 dari Yordania, karena menolak melepaskan jilbab mereka. Hukuman itu memupus mimpi mereka untuk tampil di Olimpiade London. (Reuters/AP/ECA)


Via: Pangeran Ali Ucapkan Selamat kepada Pesepakbola Putri

Timnas Waspadai Kecepatan Timor Leste


PEKANBARU, KOMPAS.com - Pelatih tim nasional Indonesia U-22, Aji Santoso, mengaku akan menyiapkan strategi khusus saat menjamu Timor Leste, dalam laga kedua babak kualifikasi Grup E Piala Asia U-22, Sabtu (7/7/2012). Strategi itu akan diterapkan untuk mewaspadai kecepatan yang dimiliki sejumlah pemain Timor Leste.

Saat melawan Singapura, Kamis (5/7/2012), Timor Leste memang tampil cukup baik. Meskipun kalah 1-2, beberapa kali tim asuhan Norio Tsukitate tersebut mampu mengancam gawang Singapura yang dikawal Muhammad Neezam.

"Kemarin Widodo dan Liestiadi sudah melihat pertandingan antara Timor Leste dan Singapura. Sudah ada strategi, tetapi nanti malam, kami akan diskusikan lagi untuk pertandingan besok," ujar Aji usai memimpin latihan timnas di Goal Futsal, Pekanbaru, Riau, Jumat (6/7/2012) malam

Aji mengaku, beberapa pemain Timor Leste mempunyai kecepatan dan skill individu yang baik. Namun, ia menegaskan, tidak akan tetap mengandalkan organisasi antar lini untuk setiap pertandingan yang akan dilakoni Andik Vermansyah dan kawan-kawan.

"Saya tidak pernah memainkan man to man marking, sama halnya ketika melawan Australia. Para pemain pun sudah mulai terbiasa dengan strategi itu," kata Aji.

Aji menambahkan, dalam laga tersebut juga dirinya tidak akan menganggap remeh Timor Leste. Pasalnya, mantan pelatih Persebaya Surabaya ini menilai, kelima tim yang berada di Grup E memiliki kualitas yang sama.

"Jadi, saya harap anak-anak bisa tampil lebih dari Australia. Bahkan, kalau bisa ditingkatkan lagi, agar dapat meraih kemenangan dan lolos ke babak putaran final nanti," tegas Aji.

Indonesia kini berada di peringkat lima klasemen sementara dengan poin nol setelah mengalami kekalahan 0-1 melawan Australia di laga perdana. Sementara, Timor Leste satu tingkat lebih baik karena unggul jumlah produktifitas gol.


Via: Timnas Waspadai Kecepatan Timor Leste

Andik dan Pahabol Fit Lawan Timor Leste


PEKANBARU, KOMPAS.com - Tim nasional Indonesia U-22 akan tampil dengan skuad terbaik saat melakoni laga kedua babak kualifikasi Grup E Piala Asia U-22, Sabtu (7/7/2012). Dua pemain kunci timnas, Andik Vermansyah dan Yoshua Pahabol akan tampil sejak menit awal dalam laga tersebut.

Andik dalam laga perdana melawan Australia sempat ditarik keluar pada menit ke-82, karena mengalami kram. Ia digantikan Yoshua Pahabol, yang sebelumnya juga sempat mengalami sakit gigi sebelum turnamen dimulai.

"Semua sudah tidak ada masalah. Andik kemarin sudah ditangani dan menurut tim medis kondisinya sudah pulih. Begitu pun dengan Pahabol, yang kemarin malam tidak dimainkan sejak menit awal, karena kondisinya tidak fit," ungkap pelatih timnas U-22, Aji Santoso, usai memimpin latihan timnas di Goal Futsal, Pekanbaru, Riau, Jumat (6/7/2012) malam.

Meski demikian, Aji enggan mengungkapkan siapa pemain yang akan menggantikan jika Pahabol dimainkan sejak menit awal. Siapa pun pemain tersebut, Aji tetap memberi apresiasi tinggi bagi anak asuhnya karena telah tampil sangat baik di laga perdana ketika melawan Australia.

"Nanti malam kita tentukan komposisi pemainnya. Tapi saya secara keseluruhan sangat mengapresiasi semua pemain yang notebannya mereka lahir tidak dari kompetisi dengan lawan yang bagus. Jadi saya harap mereka semua bisa menunjukan semangat sama saat melawan Australia kemarin," tegasnya.

Indonesia kini berada di peringkat lima klasemen sementara dengan poin nol setelah mengalami kekalahan 0-1 melawan Australia di laga perdana. Sementara, Timor Leste satu tingkat lebih baik karena unggul jumlah produktifitas gol.


Via: Andik dan Pahabol Fit Lawan Timor Leste

Batal Pindah, Vertonghen Berharap Masih Diterima Ajax


AMSTERDAM, KOMPAS.com - Pemain belakang Ajax Amsterdam, Jan Vertonghen membatalkan niatnya pindah ke Tottenham Hotspur. Ia pun kembali ke Ajax untuk melakukan latihan pramusim dan berharap masih diterima klubnya dengan lapang dada.

Seperti dituturkan agen Vertonghen, Nakhli Mondial, saat ini kliennya malah sedang bernegosiasi untuk perpanjangan kontraknya bersama Ajax, bukan berdiskusi dengan petinggi "Spurs".

"Kami bertemu dengan pihak Ajax pagi ini dan telah sepakat. Kami berharap kedua pihak dapat saling mengerti," ujarnya, Jumat (6/7/2012).

Kontrak bek Belgia itu akan habis pada musim panas 2013 dan status Vertonghen akan bebas transfer pada tahun depan. Manajemen "De Amsterdammers" sebenarnya menunggu jika ambisi Vertonghen pindah ke "Spurs" menjadi kenyataan. Namun, ternyata tidak kesampaian dan ujung-ujungnya malah ingin memperpanjang kontrak dengan Jawara Eredivisie 2012 itu.


Via: Batal Pindah, Vertonghen Berharap Masih Diterima Ajax

Usai Kecelakaan, Kondisi De Villota Kritis tapi Stabil


Duxford - Kondisi test driver tim Marussia F1, Maria De Villota dikabarkan masih kritis namun stabil. Hingga kini, wanita berusia 32 tahun itu masih didampingi keluarganya dan dirawat di rumah sakit Addenbrooke.

De Villota mengalami kecelakaan ketika menjalani sesi tes untuk Marussia pada 3 Juli silam di Duxford Aerodrome. Dalam tes trek lurus, mobilnya kecelakaan dan menabrak sebuah truk. Saksi mata menyebutkan bahwa mobilnya tengah melaju pada kecepatan 50 kilometer/jam ketika kecelakaan itu terjadi.

Akibat kecelakaan itu, De Villota kehilangan mata sebelah kanannya dan harus menjalani operasi serius.

Hingga kini De Villota masih menjalani perawatan intensif. Kondisinya dikabarkan kritis namun stabil. "Maria masih tetap berada dalam kondisi kritis, tapi stabil dan tengah dirawat di rumah sakit Addenbrooke ini," ucap saudarinya, Isabel De Villota, seperti dilansir Autosport.

"Belum ada kabar terbaru sejauh ini. Kami sendiri sudah menerima kenyataan bahwa kondisi Maria stabil semenjak kecelakaan itu terjadi, apalagi pada malam pertama setelah operasi panjang yang ia alami."

"Kami, pihak keluarga, saling mendukung di sisi Maria dan kami berterimakasih atas perawatan medis yang ia dapatkan," tukas Isabel.

Kecelakaan yang dialami De Villota mengundang simpati dari para pebalap F1. Felipe Massa menyebut, FIA bisa turun tangan dan mengambil pelajaran dari kecelakaan tersebut.



Via: Usai Kecelakaan, Kondisi De Villota Kritis tapi Stabil

Pedrosa Tercepat di Latihan Pertama


Hohenstein-Ernstthal - Sesi latihan bebas pertama MotoGP Jerman sudah selesai digelar. Pebalap Repsol Honda, Dani Pedrosa, jadi yang tercepat diikuti oleh rekan setimnya, Casey Stoner.

Dalam sesi di Sirkuit Sachsenring, Jumat (6/7/2012), Pedrosa mencatat waktu terbaik 1 menit 22,357 detik. Dia cuma unggul 0,087 detik atas Stoner.

Tempat ketiga jadi milik Jorge Lorenzo. Jagoan Yamaha ini membukukan waktu 1 menit 22,647 detik.

Duo Yamaha Tech 3, Andrea Dovizioso dan Cal Crutchlow, menyusul di belakang Lorenzo. Sementara itu, posisi keenam diduduki oleh Hector Barbera.

Posisi ketujuh sampai kesepuluh secara berturut-turut ditempati oleh Nicky Hayden, Alvaro Bautista, Stefan Bradl, dan Ben Spies. Valentino Rossi cuma ada di posisi ke-11 dengan waktu 1 menit 23,481 detik.

Hasil Free Practice I MotoGP Jerman:
No-Nama-Negara-Tim-Waktu

1. Dani Pedrosa ESP Repsol Honda (RC213V) 1m 22.357s
2. Casey Stoner AUS Repsol Honda (RC213V) 1m 22.444s
3. Jorge Lorenzo ESP Yamaha Factory Racing (YZR-M1) 1m 22.647s
4. Andrea Dovizioso ITA Monster Yamaha Tech 3 (YZR-M1) 1m 22.922s
5. Cal Crutchlow GBR Monster Yamaha Tech 3 (YZR-M1) 1m 23.081s
6. Hector Barbera ESP Pramac Racing (GP12) 1m 23.091s
7. Nicky Hayden USA Ducati Team (GP12) 1m 23.092s
8. Alvaro Bautista ESP San Carlo Honda Gresini (RC213V) 1m 23.203s
9. Stefan Bradl GER LCR Honda MotoGP (RC213V) 1m 23.306s
10. Ben Spies USA Yamaha Factory Racing (YZR-M1) 1m 23.353s
11. Valentino Rossi ITA Ducati Team (GP12) 1m 23.481s
12. Randy De Puniet FRA Power Electronics Aspar (ART CRT) 1m 24.210s
13. Colin Edwards USA NGM Forward Racing (Suter-BMW CRT) 1m 24.560s
14. Michele Pirro ITA San Carlo Honda Gresini (FTR-Honda CRT) 1m 24.659s
15. Yonny Hernandez COL Avintia Blusens (FTR-Kawasaki CRT) 1m 24.786s
16. Aleix Espargaro ESP Power Electronics Aspar (ART CRT) 1m 24.855s
17. Ivan Silva ESP Avintia Blusens (FTR-Kawasaki CRT) 1m 25.512s
18. Franco Battaini ITA Cardion AB Motoracing (GP12) 1m 25.646s
19. Mattia Pasini ITA Speed Master (ART CRT) 1m 25.839s
20. Danilo Petrucci ITA Came IodaRacing (Ioda-Aprilia CRT) 1m 25.958s
21. James Ellison GBR Paul Bird Motorsport
Via: Pedrosa Tercepat di Latihan Pertama

Udinese Puas pada Di Natale


KOMPAS.com - Udinese tak ingin lepas striker Antonio Di Natale dan pemain berusia 34 itu pun memang tak ingin pindah ke lain hati. Meski sudah berjalan bersama Udinese selama delapan tahun dan usianya tak lagi muda, Di Natale kembali menyepakati perpanjangan kontrak di Friuli hingga tahun 2014.

Kontrak Di Natale sebenarnya akan berakhir musim mendatang. Namun klub yang berdiri sejak 1896 itu memperpanjang lagi kontraknya selama satu musim. Perpanjangan ini dilakukan klub karena merasa puas dengan permainannya.

"Udinese Calcio mengumumkan, dengan penuh rasa puas, untuk memperpanjang kesepakatan dengan kapten Antonio Di Natale pada musim selanjutnya. Kontrak tersebut akan berakhir pada tanggal 30 Juni 2014," demikian pernyataan klub seperti dilansir oleh ESPN.

Di Natale merupakan faktor penting bagi Udinese untuk bisa bercokol di peringkat ketiga klasemen Serie-A musim 2011-12, setelah Juventus dan AC Milan. Dia juga menutup musim dengan catatan gol terbanyak, yaitu 23 gol.

Pemain kelahiran Napoli ini juga termasuk dalam skuad tim nasional Italia di Piala Eropa 2012. Dia menjadi pencetak gol pertama "Gli Azzurri" dan satu-satunya pencetak gol ke gawang Spanyol di perhelatan akbar antarnegara se-Eropa itu.


Via: Udinese Puas pada Di Natale

Thursday, July 5, 2012

Milan Tak Tutup Mata pada Pemain Muda Indonesia


JAKARTA, KOMPAS.com - Jika memang menemukan pemain muda berbakat, AC Milan tak akan menahan diri untuk membawa anak dan remaja Indonesia untuk dilatih di San Siro. Presiden Asia Sports Development, Alan Solowiejczak, menjelaskan peluang para pemain dari Indonesia untuk "dicomot" AC Milan Academy terbuka lebar.

"Tidak ada yang mustahil. Milan Academy tentu takkan tutup mata jika ada pemain muda berbakat. Jadi, bila para pemain bisa menampilkan permainan yang hebat, bisa saja salah satu dari mereka diambil Milan untuk bergabung ke akademinya," ungkapnya di sela seleksi Milan Junior Camp 2012 di Lapangan Pertamina Simprug, Jakarta, Jumat (6/7/2012).

Sebanyak 50 pemain berusia 13-16 tahun mengikuti proses seleksi Milan Junior Camp 2012 untuk mewakili Indonesia All Star Challenge di Intesa Sanpaolo yang berlangsung di Milan, Italia. Di Milan, 18 orang yang terpilih berkesempatan mengikuti kompetisi dan juga pelatihan singkat. Namun, pemain berbakat berpeluang untuk terus dilatih di akademi Milan.

Sementara itu, mereka yang gagal di tahap seleksi ini namun memiliki potensi tetap memiliki peluang berlatih sepak bola melalui program beasiswa Pertamina Soccer School untuk 24 pemain muda potensial.


Via: Milan Tak Tutup Mata pada Pemain Muda Indonesia

Alba Ancaman Buat Abidal


BARCELONA, KOMPAS.com - Jordi Alba dibeli Barcelona bukan untuk cadangan Eric Abidal. Direktur Olahraga Barcelona, Andoni Zubizarreta menegaskan, dia dibeli untuk menjadi pemain inti.

Pernyataan Zubizarreta tersebut berarti juga menegaskan bahwa Abidal akan kehilangan tempat utama. Setidaknya, posisinya di tim Barcelona mulai tak terjamin. Sebab, Alba dan Abidal sama-sama spesial pemain bek kiri. Meski Alba juga bagus di kanan, tapi posisi terbaiknya di kiri.

"Kami semua memiliki kenangan indah tentang permainannya dan bagaimana dia mencetak gol kedua dio final Piala Eropa 2012. Dia sepesialis pemain kiri. Tapi, dia juga bagus dengan kaki kanannya," kata Zubizarreta kepada surat kabar AS.

"Dia sangat cakap bermain dan bisa beradaptasi dengan banyak sistem permainan. Jordi Alba sangat cepat, dinamis, intensif, dan berteknik. makanya, Jordi didatangkan bukan menjadi pemain cadangan Abidal. Dia pemain yang akan membuat tim kami lebih baik dan lebih kompetitif," tambahnya.


Via: Alba Ancaman Buat Abidal

Chelsea Batal Bangun Stadion Baru


London - Rencana Chelsea membuat stadion baru urung terlaksana. The Blues kalah memberikan penawaran dalam sebuah lelang yang dilakukan terhadap lokasi yang akan dijadikan markas baru mereka.

Chelsea tadinya memproyeksikan membangun stadion baru di Battersea Power Station. Itu adalah sebuah stasiun pembangkit listirk bertenaga batu bara yang sudah lama tak berfungsi.

Memiliki luas 158 hektar dan berada di tepi Sungai Thames, Chelsea menganggap Battersea Power Station sebagai pilihan tepat sebagai pengganti Stamford Bridge, yang kapasitasnya dirasa sudah tak mencukupi. Rencananya, The Blues akan membangun stadion baru dengan kapasitas 60.000 tempat duduk disana.

Tetapi hal tersebut tak jadi kenyataan. Setelah melakukan negosiasi alot selama 28 hari, pihak Chelsea harus rela kalah bersaing dengan beberapa perusahaan asal Malaysia yang berhasil membeli Battersea Power Station dalam sebuah lelang dengan dana sebesar 400 juta Euro atau sekitar Rp 4,6 triliun.

Beberapa perusaahan Malaysia tersebut rencananya akan membangun sekitar 3.500 rumah dan perkantoran di Battersea Power Station.

"Chelsea Football Club mendapat informasi bahwa pihak Battersea Power Station telah melakukan perjanjian eksklusif dengan pihak lain."

"Kami kecewa tidak terpilih sebagai pemenang lelang untuk Battersea Power Station, karena kami yakin kami dapat membuat sebuah stadion megah yang dapat bermanfaat bagi masyarakat Wandsworth dan London pada umumnya," demikian pernyataan The Blues di situs resminya.




Via: Chelsea Batal Bangun Stadion Baru

Fabregas: Lindungi Penggemar Anak-anak


JAKARTA, KOMPAS.com - Pesepak bola profesional harus menjaga dan melindungi penggemarnya, terutama dari kalangan anak-anak. Perilaku para pesepak bola profesional, terutama di lapangan, bisa mengarahkan penggemar anak-anak berperilaku positif dan sebaliknya.

Hal tersebut diingatkan oleh anggota tim nasional Spanyol, Cesc Fabregas, dalam kunjungannya di Jakarta, Kamis (5/7). Selain bermain dengan baik, memperlihatkan kemampuan terbaik bagi tim, perilaku di dalam dan di luar lapangan juga merupakan sikap yang sering kali dicontoh para penggemar sepak bola, terutama anak-anak.

Pesepak bola profesional tidak boleh bersikap sembarangan. Anda harus menjaga sikap. Penggemar anak-anak pasti menonton televisi dan melihat tingkat laku Anda di lapangan, katanya.

Fabregas yang baru ikut mengantarkan Spanyol menjadi kampiun Piala Eropa 2012 di Polandia dan Ukraina, menegaskan, bagi pesepak bola profesional, penggemar adalah salah satu hal yang diutamakan. Berbicara dengan kata-kata kasar kepada media yang akhirnya sampai kepada para penggemar adalah perilaku yang harus dihindari.

Mantan gelandang serang klub Inggris, Arsenal, itu mengatakan, pendampingan orangtua selama menonton pertandingan sepak bola menjadi penting, terutama agar anak-anak mengambil sisi positif cabang olahraga ini.

Gelandang tim Perancis, Samir Nasri, adalah salah satu contoh pesepak bola yang mau mengakui kesalahan dan meminta maaf kepada para penggemar, terutama anak-anak. Permintaan maaf yang disampaikan gelandang serang klub Inggris, Manchester City, dalam akun media sosial Twitter resmi miliknya itu adalah salah satu bentuk tanggung jawab Nasri terhadap para penggemar, terutama anak-anak.

Contoh tersebut agaknya patut ditiru oleh pesepak bola yang berlaga di Indonesia. Banyak kesalahan yang dilakukan, hingga melakukan penganiayaan terhadap wasit, tetapi tidak disertai dengan tanggung jawab terhadap para penggemar, terutama anak- anak. Tak ada secuil pun permintaan maaf muncul dari pesepak bola Indonesia.

Fabregas dalam kunjungan keduanya ke Indonesia sempat melakukan pertandingan persahabatan dengan tim Garuda. Berlaga di Stadion Gelora Bung Karno, Fabregas dan kawan-kawan bermain imbang dengan tim Garuda, 1-1. Fabregas menyumbang asis bagi terciptanya gol Ilija Spasojevic pada menit ke-14.

Sementara gol tim Garuda tercipta oleh Samsul Arif pada menit ke-25 setelah memanfaatkan kemelut di depan gawang Decky Ardian.

Indonesia takluk

Sementara itu, Andik Firmansyah dan kawan-kawan yang turun dalam laga perdana babak kualifikasi Piala Asia U-22 Grup E di Pekanbaru, Riau, Kamis malam, harus mengakui keunggulan Australia dengan skor 0-1. Gol tunggal Australia diciptakan oleh Anthony Proia melalui sundulan menjelang babak pertama usai.

Memasuki babak kedua, Andik dan kawan-kawan mencoba bermain lebih menyerang. Beberapa kesempatan emas diperoleh anak asuh Aji Santoso dan Widodo C Putro tersebut. Namun, hingga babak kedua selesai, kedudukan tidak berubah. Australia memperoleh angka penuh, tiga, atas tim Indonesia. (MHD)


Via: Fabregas: Lindungi Penggemar Anak-anak

Rodgers: Tak Pikirkan Liga Champions, Silakan Pergi


LIVERPOOL, KOMPAS.com - Pelatih Liverpool, Brendan Rodgers, memberi ultimatum keras kepada para pemainnya. Musim ini, mereka harus berjuang untuk lolos ke Liga Champions. Jika tak punya semangat atau keyakinan ke sana, dia mempersilakan pemain tersebut pergi.

Pada pertemuan resmi pertamanya dengan para pemain, Rodgers menekankan bahwa Liverpool harus berjuang keras musim ini. target utamanya lolos ke Liga Champions.

"Anda hanya bisa menjual mimpi ke depan. Banyak sekali nostalgia mengenai klub ini. Tapi, sangat penting ditekankan, kami harus menyadari bahwa ini tahun 2012 dan kami tak tampil di Liga Champions," jelas Rodgers kepada Sky Sports News.

"Para pemain top bermain di level tertingginya. Steven Gerrard ingin bermain di level itu (Liga Champions), demikian juga dengan Jamie Carragher. Mereka pemain yang sudah pernah memenangkan trofi itu. Pada tahun-tahun mendatang, kami akan langsung menyasarnya. Jika itu tak cukup buat pemain, maka ia boleh pergi. Sesederhana itu," tegas pelatih asal Irlandia Utara ini.

Rodgers sempat dipusingkan oleh isu bahwa striker Luis Suarez akan pergi. Paris Saint-Germain merupakan klub yang paling sering dihubungkan dengan Suarez. Namun, Rodgers menjamin bahwa striker asal Uruguay itu akan tetap bertahan.

"Fokus tetap ke masa depan. Apa yang saya yakini adalah, ia bisa membawa pengaruh ke dalam cara bermain kami. Ia fantastis dan sangat terbuka. Saya kira ia terkesan dengan bagaimana kami bermain di musim lalu," ujarnya.


Via: Rodgers: Tak Pikirkan Liga Champions, Silakan Pergi

Australia Puji Andik Cs


PEKANBARU, KOMPAS.com - Pelatih tim nasional U-22 Australia, Paul Okon, mengaku puas dengan kemenangan atas Indonesia di laga perdana kualifikasi Piala Asia Grup E di Stadion Utama Riau, Pekanbaru, Kamis (5/7/2012). Menurut pelatih berusia 40 tahun ini, permainan anak asuhnya sudah sangat baik dalam laga yang berakhir 1-0 tersebut. Meski begitu, Indonesia juga bermain bagus.

Gol semata wayang skuad "The Socceroos" dicetak penyerang Anthony Proira di penghujung babak pertama. Dengan hasil itu, Australia berada di peringkat dua klasemen sementara, hanya kalah selisih gol dari Jepang di puncak.

"Kami senang tim mampu beradaptasi dengan baik, karena di Australia sedang musim dingin. Permainan kami sudah baik secara keseluruhan. Saya harap penampilan ini bisa tetap ditampilkan hingga kualifikasi selesai," ujar Okon saat jumpa pers di Stadion Utama Riau, Pekanbaru, Kamis malam.

Meski demikian, Okon tetap mengapresiasi semangat tinggi skuad "Garuda Muda" dalam laga tersebut. Secara khusus ia memberikan pujian kepada kapten timnas Indonesia, Andik Vermansyah, yang bermain cukup baik. "Dia (Andik) pemain yang sangat luar biasa. Tetapi, di samping itu, kami akan terus mengevaluasi tim kami sendiri agar lebih fokus di laga-laga berikutnya," ucap Okon.


Via: Australia Puji Andik Cs

Serena Jumpa Radwanska di Final


London - Serena Williams sukses menghentikan perlawanan Victoria Azarenka di semifinal Wimbledon. Di final Serena akan menghadapi unggulan ketiga, Agnieszka Radwanska.

Dalam laga yang tuntas, Kamis (5/7/2012) malam WIB, Serena mengalahkan Azarenka lewat pertarungan dua set yang cukup ketat, 6-3 dan 7-6
Via: Serena Jumpa Radwanska di Final

McLaren Yakin Sukses di Silverstone


Milton Keynes - Seri kesembilan F1 musim ini akan dihelat di Sirkuit Silverstone, Inggris, akhir pekan ini. Kubu McLaren menyebut bahwa mereka punya kans cukup bagus di sirkuit itu.

Terakhir kali pebalap McLaren leluar sebagai juara adalah ketika balapan GP Kanada beberapa pekan silam. Ketika itu, Lewis Hamilton sukses keluar sebagai juara dengan mengungguli Romain Grosjean dan Sergio Perez.

Sedangkan balapan terakhir, pada GP Eropa di sirkuit jalanan Valencia, dimenangi oleh Fernando Alonso.

McLaren bertekad untuk memenangi balapan akhir pekan ini, Minggu (8/7/2012), di Silverstone. Namun, Direktur Sport McLaren, Sam Michael, menyebut bahwa usaha mereka tak akan mudah.

Ia menyebut bahwa Red Bull bakal tetap menjadi lawan sulit, meski McLaren dinilainya cocok dengan karakter sirkuit.

"Secara tradisi, kami memang tidak bagus di Valencia. Tapi, jika Anda melihat Silverstone akhir pekan ini, itu jelas lebih cocok dengan kekuatan mobil McLaren," ujar Michael di Autosport.

"Biar bagaimanapun, mereka
Via: McLaren Yakin Sukses di Silverstone

Pemain Haus, Laga Ini Dihentikan Sejenak


PEKANBARU, KOMPAS.com - Ada kejadian menarik dalam laga perdana kualifikasi Grup E Piala Asia U-22 antara Singapura dan Timor Leste berlangsung di Stadion Utama Riau, Pekanbaru, Kamis (5/7/2012). Pertandingan itu sempat dihentikan sementara karena kedua tim haus.

Pantauan Kompas.com, saat pertandingan memasuki menit-30, tiba-tiba kedua tim berjalan ke pinggir lapangan untuk minum. Pertandingan pun sempat dihentikan wasit asal Korea, Ko Hyun Jin selama satu hingga dua menit.

Wasit tampak sabar melihat kedua kubu berjalan ke pinggir lapangan. Setelah aksi itu selesai, wasit pun kembali meniup peluit dan pertandingan dilangsungkan lagi. Penonton yang sempat kebingungan pun sempat menyoraki aksi tersebut. Beberapa orang pun terlihat mendatangi ofisial pertandingan yang berada di pinggir lapangan.

Salah satu panitia pelaksana, Lorent, mengungkapkan aksi tersebut ternyata tidak salah, karena merupakan aturan baru yang diterapkan untuk pertandingan sepak bola kelompok junior. Namun, keputusan itu merupakan kewenangan wasit untuk menghentikan pertandingan ketika tengah berlangsung saat kedua tim merasa kelelahan.

"Ini atas permintaan satu atau kedua tim. Jika wasit melihat memang dibutuhkan, maka pertandingan dihentikan sementara. Satu babak hanya satu kali kesempatan," ujar Lorent ketika dikonfirmasi wartawan.

Pertandingan Singapura dan Timor Leste sendiri hingga saat ini telah memasuki paruh kedua. Kedua tim sementara bermain imbang 1-1. Gol Singapura ditorehkan penyerang Fareez, sedangkan Timor Leste dicetak Diego Santos Rangel dari titik penalti pada menit ke-55.


Via: Pemain Haus, Laga Ini Dihentikan Sejenak

Karya Glazer di MU: Timbunan Utang Rp 6 T


MANCHESTER, KOMPAS.com - Ada "sesuatu" di balik rencana penjualan saham perdana (IPO) Manchester United di Bursa Saham New York alias Wall Street. "Sesuatu" di balik "gunung" utang lebih dari Rp 6 triliun yang dibukukan pemilik MU, Keluarga Glazer.

Musim lalu adalah malapetaka bagi MU. Puasa trofi dengan cara yang menyedihkan. Terdepak di penyisihan grup Liga Champions, disikat Athletic Bilbao di Liga Europa, dilibas Liverpool di Piala FA, belum lagi dipermalukan Manchester City di Premier League.

Namun, penderitaan MU belum lengkap jika melihat timbunan utang yang dicatatkan Keluarga Glazer sejak mengambil alih kendali klub pada 2005.

Saat itu, kondisi finansial "The Red Devils" luar biasa sehat. Tanpa utang dengan nama besar yang cukup menjamin datangnya para sponsor besar dengan puluhan juta pounds di tangan.

Manajemen MU sanggup memperbesar kapasitas Old Trafford menjadi 76.000 kursi dengan bermodalkan dana dari kocek sendiri.

Kemudian, Keluarga Glazer datang dengan pinangan senilai 525 juta pounds atau sekitar Rp 7,8 triliun. Uang sendiri? Tidak. Dana itu hasil pinjaman.

Tujuh tahun setelah akuisisi, dampak dari datangnya Keluarga Glazer masih berupa timbunan utang yang masih mencapai 423 juta pounds atau sekitar Rp 6,3 triliun.

Namun, apa yang dilakukan owner franchise klub sepak bola Amerika Tampa Bay Buccaneers itu terhadap MU masih saja disebut Pelatih Sir Alex Ferguson sebagai "pemilik yang sempurna". Demikian dikutip dari Guardian.

Sementara, Direktur Utama MU David Gill berkeras utang dan segala bunga itu tak berpengaruh kepada kebesaran klub dan tak mengganggu kemampuannya untuk memberi suntikan investasi bagi daftar belanja Fergie.

Namun, angin surga Gill pupus musim lalu dengan segala karut-marut prestasi MU. Bahkan, sampai Paul Scholes (37) yang sudah memutuskan pensiun, dipanggil "turun gunung". Pasti ada sesuatu yang tak beres.

Kini, rencana manajemen MU adalah go-public di Bursa Saham Singapura. Namun, tertunda karena fluktuasi dan volatilitas nilai saham di sana.

Berikutnya, Wall Street jadi target investasi selanjutnya. Dana segar 100 juta dollar AS atau sekitar Rp 1 triliun diincar. Semuanya dilakukan untuk menutup timbunan utang lebih dari Rp 6 triliun karya Keluarga Glazer.


Via: Karya Glazer di MU: Timbunan Utang Rp 6 T

Wednesday, July 4, 2012

Dua Laga Berjalan Timpang


BERNE, KOMPAS.com - Musim kompetisi baru sepak bola Eropa dimulai kembali, Selasa (3/7), atau kurang dari 48 jam setelah berakhirnya Piala Eropa 2012 yang dimenangi Spanyol.

Tiga pertandingan putaran pertama babak kualifikasi pertama Liga Champions Eropa digelar dengan hasil kurang menggembirakan. Sebanyak dua dari empat laga yang dimainkan berakhir dengan skor telak alias berjalan dengan tidak imbang.

Pada pertandingan klub Valetta (Malta) melawan klub Lusitans (Andorra), kapten Malta, Michael Mifsud, menunjukkan penampilan yang luar biasa dengan mencetak empat gol. Valetta pun menghancurkan Lusitans dengan skor telak 8-0.

Lusitans, yang memenangi Liga Andorra untuk pertama kalinya pada musim lalu, langsung terlihat kesulitan mengatasi lawannya setelah Jonathan Caruana membuat Valetta unggul hanya empat menit setelah kick off. Setelah itu gol terus menghujani Lusitans tanpa ampun dengan gol-gol tambahan dari Mifsud, Jhonattan, dan Edmond Agius.

Pada pertandingan lainnya, klub FC Dudelange (Luksemburg) juga menggilas klub Tre Penne (San Marino) dengan skor telak 7-0. Sofian Benzouien dan Aurelien Joachim sama-sama mencetak dua gol untuk Dudelange yang telah menjadi juara liga domestik selama 10 kali dalam 13 musim terakhir.

Di pertandingan lain, klub Irlandia Utara, Linfield, dipaksa bermain imbang tanpa gol oleh kesebelasan B36 Torshavn dari Kepulauan Faroe. Klub Portadown dari Irlandia Utara juga bermain kacamata, 0-0, dengan klub Shkendija, Macedonia.

Liga Champions Eropa akan berlangsung selama 10 bulan dengan empat babak kualifikasi, sebuah babak grup dan tiga lagi babak knock out, sebelum pertandingan final pada 25 Mei 2013 di Stadion Wembley, London.

Target Mourinho

Pada musim kompetisi Liga Champions 2012-2013, Pelatih Real Madrid Jose Mourinho pun menegaskan targetnya untuk mengangkat trofi Liga Champions bersama Real.

Pada musim lalu, Mourinho membawa Real memenangi gelar La Liga, pertama kalinya dalam empat tahun terakhir, setelah menghentikan Barcelona.

Pelatih asal Portugal tersebut sebelumnya dua kali memenangi Liga Champions, yaitu bersama Porto pada 2004 dan Inter Milan tahun 2010.

Saya ingin memenangi Liga Champions dengan tiga tim berbeda. Sekarang Real Madrid telah memenangi liga, sasaran untuk musim berikutnya adalah memenangi Liga Champions, ujar pelatih berjulukan Special One tersebut.

Pada musim 2011-2012, Real tersungkur pada babak semifinal untuk kedua kalinya sejak Mourinho mengambil komando. Meski demikian, mantan bos Chelsea itu melihat kemenangan di Liga Champions sudah berada di depan mata.

Mourinho membantah spekulasi mengenai kemungkinan dirinya menukangi tim nasional Portugal. Keberhasilan Portugal lolos ke semifinal memunculkan tuntutan luas di kalangan warga Portugal agar timnas mereka ditangani pelatih yang memiliki kemampuan lebih tinggi.

Saya tidak yakin bisa menangani sebuah tim nasional yang hanya bertanding setiap dua bulan dan turnamen resmi setiap dua tahun. Saya membutuhkan tekanan, menghadapi dua sampai tiga pertandingan setiap pekan, ujarnya.

Dalam ajang Piala Eropa 2012, sejumlah pemain Real menjadi tulang punggung kesebelasan Spanyol, antara lain kiper Iker Casillas, bek Sergio Ramos, dan pemain tengah Xabi Alonso.

Striker Real, Cristiano Ronaldo, pun cukup bersinar bersama Pepe dan Fabio Coentrao di tim Portugal. (Reuters/OKI)


Via: Dua Laga Berjalan Timpang

FFF Ingin Zidane Gantikan Blanc?


KOMPAS.com - Federasi Sepak bola Perancis (FFF) dilaporkan tengah mempertimbangkan Zinedine Zidane sebagai calon pelatih tim nasional Perancis yang baru. Seperti dilansir Goal.com, namanya disebut-sebut sebagai kandidat kuat selain nama mantan pelatih Marseille, Didier Deschamps.

Menurut L'Equipe, meski direktur olahraga Real Madrid itu tak memiliki pengalaman melatih, pemain legendaris "Les Bleus" itu dinilai bisa menjadi pengganti yang tepat untuk Laurent Blanc yang mundur setelah kegagalan di Piala Eropa 2012.

Deschamps disebut-sebut sebagai calon favorit setelah mantan rekan setimnya di timnas itu pada tanggal 30 Juni dan kemudian menguat setelah Deschamps mengundurkan diri dari Marseille, dua hari lalu.

Sementara itu, hari Minggu lalu, Zidane menyatakan bahwa dirinya ingin melatih timnas negaranya pada suatu hari. Keinginan ini pun langsung disambut gembira oleh Presiden FFF, Noel Le Graet.

Siapakah di antara mantan rekan Blanc di timnas ini yang akan menggantikannya? Blanc, Deschamps dan Zidane memang pernah bersama berjuang di tim "Ayam Jantan" dan berhasil membawa pulang trofi Piala Eropa 2000.


Via: FFF Ingin Zidane Gantikan Blanc?

Jadi "Matador", Ramos Dipuji Matador


MADRID, KOMPAS.com - Bek tim nasional Spanyol, Sergio Ramos, dianggap memiliki kemampuan selain sebagai pesepak bola. Seseorang bernama Alejandro Talavante menilai bahwa Ramos juga berprofesi sebagai seorang matador. Mengapa bisa demikian?

Sesaat setelah menjuarai Piala Eropa 2012, Ramos melakukan selebrasi dengan menari ala matador. Seperti layaknya profesional, Ramos terlihat fasih melakukan gerakan-gerakan seorang matador.

Usut punya usut, Ramos mengetahui beberapa gerakan tersebut dari Talavante yang merupakan teman sekaligus matador terkenal di Spanyol. Talavante lantas mengungkapkan bila Ramos punya bakat menjadi seperti dirinya.

"Sergio memiliki kemampuan menjadi seorang matador terkenal dunia. Kalian pasti mengetahuinya. Dia sangat berharga dan punya kepribadian bagus. Sergio seorang fenomenal," puji Talavante seperti dulansir Marca.

Namun, Talavante lebih percaya jika bakat Ramos dilimpahkan untuk sepak bola. "Dia bintang yang lahir untuk sepak bola dunia. Iniesta mungkin pantas mendapatkan gelar pemain terbaik Piala Eropa 2012. Sergio hanya kurang mendapat perhatian. Tapi, dia memiliki mental juara seperti Iniesta ataupun Casillas," jelas Talavante.


Via: Jadi "Matador", Ramos Dipuji Matador

"Gaya Main Spanyol Bukan dari Barcelona"


KOMPAS.com - Mantan pelatih tim nasional Spanyol, Luis Aragones, membantah anggapan bahwa Barcelona sebagai awal mula kesuksesan "La Furia Roja". Di mata Aragones, gaya bermain Spanyol tidak datang dari Barcelona.

"Gaya bermain yang dimiliki Spanyol bukan dari Barcelona. Kehebatan Spanyol karena para pemainnya. Empat tahun lalu, hanya ada tiga pemain Barcelona di Spanyol. Tapi, kami bisa juara dan bermain bagus," ucapnya.

Saat menjuarai Piala Eropa 2008, Aragones adalah pelatih Spanyol. Namun, setelah itu, Aragones digantikan oleh Vicente del Bosque yang sukses meneruskan dominasi Spanyol dengan menjadi juara Piala Dunia 2010 dan Piala Eropa 2012.

Tiga gelar besar beruntun yang diraih sempat mencuatkan Spanyol sebagai tim terbaik sepanjang masa. Namun, Aragones kembali menolak hal tersebut. Banyak faktor untuk menentukan sebuah tim layak disebut sebagai yang terbaik.

"Sulit untuk mengatakan Spanyol tim paling hebat sepanjang masa. Menurut saya, Spanyol hanya salah satu yang terbaik. Banyak alasan menyebut Spanyol terbaik, salah satunya adalah cara bermain mereka," ujarnya.

"Para pemain Spanyol sekarang memiliki kemampuan luar biasa dalam mengumpan. Spanyol bermain sebagai satu kesatuan. Spanyol berbeda dengan tim Brasil beberapa dekade lalu. Kala itu, Brasil bisa dikatakan hebat karena memiliki banyak pemain dengan teknik luar biasa," pungkasnya. (MARCA)


Via: "Gaya Main Spanyol Bukan dari Barcelona"

Catenaccio Telah Mati


SELAMA perhelatan Piala Eropa 2012, dan juga kompetisi sepak bola besar lainnya, selalu saja Catenaccio disebut-sebut. Setiap ada tim yang bermain dengan fokus bertahan dan mengandalkan serangan balik, selalu disebut sepak bola Catenaccio.

Pada Piala Eropa 2012 lalu, Italia sebagai negara yang identik dengan Catenaccio, justru disebut mulai meninggalkan sepak bola bertahan itu. Bahkan, Inggris yang kemudian dituduh mengadopsi Catenaccio.

Padahal, Catenaccio murni sebenarnya sudah lama mati. Bahkan, tim-tim Italia yang dianggap gemar Catenaccio sudah lama tak menggunakannya.

Catenaccio sebenarnya bukan dari Italia. Ide awalnya justru datang dari pelatih Austria, Karl Rappan. Dia memasang satu bek di belakang lini pertahanan, tepatnya di belakang dua bek tengah dan di depan kiper. Tugasnya menjamin keamanan. Jika lini belakang gagal menahan lawan, maka dia bisa menjadi penyapu terakhir sebelum kiper. Bek tambahan ini yang kemudian disebut sweeper atau penyapu. Rappan menyebut sistem ini dengan nama Verrou atau gerendel.

Lalu, gaya sepak bola ini kemudian populer di Italia, setelah pelatih Nereo Rocco mengadopsinya. Dia memodifikasi sweeper dengan libero. Bedanya, jika sweeper khusus menunggu lawan lepas atau menjadi defender terakhir. Libero juga demikian, tapi dia diberi kebebasan bergerak. Dengan tugas utama membantu pertahanan, tapi dia juga diberi tugas menjadi playmaker kedua.

Sistem ini kemudian diperhalus oleh pelatih asal Argentina, Helenio Herrera saat menangani Inter Milan pada era 1960-an. Rocco sukses bersama Milan degan juara Piala Champions (sekarang Liga Champions) musim 1962-63. Sedangkan Herrera sukses bersama Inter dengan menjuarai Piala Champions musim 1963-64 dan 1964-65.

Salah satu kunci dan ciri khas Catenaccio adalah penggunaan man marking. Pemain lawan akan ditempel ketat dan sedekat mungkin. Tugas penempelan pemain lawan ini biasanya dilakukan bek tengah, bek sayap, dan gelandang bertahan.

Berbagai variasi Catenaccio memang muncul. Tapi, filosofinya, permainan defensif ini untuk mempertahankan keunggulan atau menghindari kemasukan gol. Juventus dengan bintangnya John Charles pernah memakai Catenaccio juga. Setelah menjadi striker utama, tiba-tiba Charles turun menjadi bek tengah.

Lalu, memasuki era 1970-an, muncul Ajax Amsterdam yang begitu superior dengan permainan menyerangnya. Di bawah pelatih Rinus Michels, Ajax juara Piala Champions 1970-71, mengalahkan
Panathinaikos 2-0. Saat itu, Ajax mengusung sepak bola total (total football) yang antitesa terhadap permainan bertahan. Ajax bermain sangat menyerang dan bahkan serangan tak hanya diandalkan kepada lini depan, tapi juga bisa lini tengah, bahkan defender. Sehingga, sepak bola man marking gaya Catenaccio akan kesulitan membuat skala prioritas siapa saja yang harus ditempel ketat, kerena semua pemain bisa menyerang dalam total football.

Setahun kemudian, musim 1971-72, Ajax tak hanya mempertahankan Piala Champions. Tapi, mereka juga menaklukkan Catenaccio. Ajax yang bermain menyerang, menghajar Inter Milan 2-0 di final. Dua gol dicetak Johan Cruyff yang menjadi master permainan menyerang Ajax. Semusim kemudian, giliran Juventus yang dikalahkan Ajax di final Piala Champions. Di babak sebelumnya, AC Milan yang bermain bertahan dibantai Ajax 6-0.

Sepak bola menyerang total telah lahir dan juga mengandalkan zonal marking. Sejak saat itu, Catenaccio murni yang bertahan dan mengandalkan man marking dianggap sekarat, kemudian mati perlahan. Kalaupun ada tim yang bermain bertahan, bukan berarti menerapkan Catenaccio.

Catenaccio murni sudah kehilangan konteksnya di sepak bola modern. Apalagi setelah peraturan offside muncul dan lebih longgar bagi tim penyernang, maka Catenaccio murni sudah tak cocok lagi, bahkan terasa riskan.

Memang, permainan bertahan tak mati. Bedanya, pemain gerendel (sweeper atau libero) tak lagi digunakan lagi, karena terbukti ketinggalan zaman. Lalu, muncullah Zona Mista. Sistem ini menggabungkan zonal marking dengan Catenaccio yang mengandalkan man marking.

Di sistem Zona Mista, taktik bertahan adalah zonal marking. Namun, libero tetap dipertahankan untuk menempel (man marking) pemain paling berbahaya. Tim-tim Italia kemudian banyak yang menggunakan sistem ini dan mereka sukses di tingkat klub maupun timnas (juara Piala Dunia 1982). Enzo Bearzot merupakan tokoh sistem ini. Dan, sistem ini kemudian juga dikenal dengan Italian Defense atau Pertahanan Gaya Italia.

Lalu, Arrigo Sacchi menjadi pelatih AC Milan (1987-1991). Dia memperkenalkan sepak bola indah dan menyerang dengan mengandalkan trio Belanda (Ruud Gullit, Frank Rijkaard, dan Marco van Basten). Perlahan-lahan, tim sepak bola Italia meninggalkan Catenaccio secara total.

Meski begitu, kata Catenaccio masih sering dipakai dalam dunia sepak bola. Setiap tim yang bertahan dan mengandalkan serangan balik, selalu disebut Catenaccio. Padahal, hampir sudah tak ada tim yang menggunakan sweeper atau bahkan libero. Kalaupun ada, bukan berarti sistem permainannya Catenaccio.

Tim yang kalah kualitas, biasanya memang akan menerapkan permainan bertahan dan menerapkan serangan balik. Itu sudah wajar. Tapi, kini masih sering terdengar latah soal Catenaccio. Setiap tim yang bermain bertahan, selalu dinilai menerapkan Catenaccio. Padahal, bertahan tidak harus Catenaccio. Sebab, bertahan itu adalah itikad, rencana, dan strategi, bukan sistem. Dengan sistem apa pun, tim bisa bermain bertahan jika memang niatnya bertahan.

Memang, roh Catenaccio terkadang merasuki tim-tim yang bermain bertahan. Seperti kala Jose Mourinho menyuruh Pepe menempel ketat Lionel Messi kala Real Madrid melawan Barcelona. Namun, Madrid sebenarnya tak sedang menerapkan Catenaccio. Sebab, Catenaccio murni sebenarnya sudah mati.


Via: Catenaccio Telah Mati

Djokovic Hadapi Federer di Semifinal


London - Untuk kali pertama dalam tiga tahun terakhir Roger Federer kembali masuk semifinal Wimbledon. Lawan yang menunggu dia di babak empat besar adalah si nomor satu dunia, Novak Djokovic.

Menghadapi Mikhail Youzhny, Rabu (4/7/2012) malam WIB, Federer memetik kemenangan mudah tiga set langsung 6-1, 6-2 dan 6-2. Petenis Swiss itu pun kembali menjejak babak semifinal Wimbledon, setelah pada 2010 dan 2011 terdepak di perempatfinal.

Kemenangan Federer tersebut sekaligus menjaga rekor 13 pertandingan tak terkalahkan atas Youzhny. Cedera punggung yang sempat diderita Federer terbukti tak memberi pengaruh karena petenis asal Swiss itu tetap tampil superior.

"Saya pikir saya bermain dengan bagus di sana. Saya sangat gembira bisa kembali masuk semifinal Wimledon," sahut Federer saat diwawancara usai laga seperti diberitakan Reuters.

Menunggu Federer di babak semifinal adalah Novak Djokovic. Unggulan teratas asal Serbia itu juga menang tiga set langsung atas Florian Mayer dengan 6-4, 6-1 dan 6-4.

"Saya menghadapi sedikit masalah beradaptasi dengan matahari dan suasana outdoor karena saya memainkan tiga pertandingan sebelumnya di dalam ruangan. Jadi saya butuh sedikit waktu untuk mendapatkan ritmenya," sahut Djokovic.



Via: Djokovic Hadapi Federer di Semifinal

Tottenham Resmi Dapatkan Sigurdsson


LONDON, KOMPAS.com - Tottenham Hotspur telah menuntaskan pembelian gelandang Gylfi Sigurdsson dari Hoffenheim, Rabu (4/7/2012). Ia dibeli dalam keadaan masih terikat kontrak hingga 2014.

"Kami dengan gembira mengumumkan bahwa kami telah menyelesaikan pembelian Gylfi Sigurdsson dari Hoffenheim," ujar Tottenham.

"Gelandang serang itu bukan orang asing bagi Premier League, mengingat ia mengalami masa pinjam yang impresif di Swansea City selama paruh kedua musim lalu," demikian pernyataan Tottenham.


Via: Tottenham Resmi Dapatkan Sigurdsson

Chiellini Absen di Piala Super Italia


TURIN, KOMPAS.com - Bek Juventus, Giorgio Chiellini, kemungkinan besar absen di Piala Super Italia gara-gara cedera betis kirinya.

Chiellini mendapatkan cedera betis tingkat duanya di laga final Euro 2012. Ia hanya sanggup bermain 21 menit melawan Spanyol, Minggu (1/7/2012). Seperti diberitakan sebelumnya, Chiellini butuh waktu 3-5 pekan untuk memulihkan cederanya.

Praktis, bek multiposisi itu kemungkinan besar absen dalam laga Piala Super Italia di Beijing pada 12 Agustus nanti. Ia akan melewatkan laga melawan Napoli, yang juga merupakan partai ulangan final Piala Italia 2012, di mana Juve menyerah dua gol tanpa balas.

Absennya Chiellini akan membuka jalan Lucio. Bek asal Brasil itu segera bergabung bersama "I Bianconeri" setelah dilepas Inter Milan, Jumat (29/6/2012).


Via: Chiellini Absen di Piala Super Italia

Cedera, Nadal Batal Hadapi Djokovic di Bernabeu


Madrid - Rafael Nadal harus mengubur mimpinya untuk tampil dalam laga amal melawan Novak Djokovic di Santiago Bernabeu. Petenis nomor dua dunia ini mengalami cedera dan harus beristirahat.

Nadal sebenarnya dijadwalkan bertemu Djokovic dalam pertandingan amal bertajuk ALMA NADAL, 14 Juli mendatang. Pertandingan itu sendiri dilangsungkan atas prakarsa dari Yayasan Realmadrid dan Yayasan Rafa Nadal, yang salah satu misinya adalah untuk memberikan peluang buat anak-anak untuk mendapatkan program edukasi berbasiskan olahraga.

Namun, karena mengalami masalah pada tendon lututnya, Nadal harus beristirahat sekitar dua pekan. Alhasil, rencana pertandingan di Bernabeu pun tak bisa diwujudkan.

"Saya ingin meminta maaf ke semua, khususnya kepada fans yang telah membeli tiket dengan tujuan sebaik ini. Saya minta maaf, namun kami tak akan bisa bertanding di laga ekshibisi ALMA NADAL di Madrid, Bernabeu, pada 14 Juli," jelas Nadal di situs resmi Madrid.

"Dokter sudah memeriksa lutut saya dan mengatakan saya menderita tendonitis pada ligamen patellar dan saya harus beristirahat selama 15 hari, di mana hal itu menghalangi saya untuk bermain melawan Novak Djokovic seperti yang sudah direncanakan," lanjutnya.

Nadal, yang tersingkir di babak kedua Wimbledon, kini berharap dirinya bisa lekas pulih agar bisa memperkuat Spanyol di Olimpiade 2012.

"Saya bertemu dokter pada hari Senin dan memulai proses pemulihan agar bisa mewakili Spanyol di Olimpiade London," katanya.

"Saya sekarang akan memulihkan diri sambil liburan pendek sebelum kembali berlatih dalam 15 hari. Sekali lagi, terima kasih semua. Rafa Nadal," pungkas dia.


Via: Cedera, Nadal Batal Hadapi Djokovic di Bernabeu

Aquilani Kembali ke Anfield


LIVERPOOL, KOMPAS.com Alberto Aquilani akan segera kembali ke Anfield setelah gagal mendapatkan kesepakatan permanen dengan AC Milan. Meski berstatus sebagai pemain Liverpool, pemain berusia 27 tahun itu menghabiskan dua musim terakhirnya bermain di Serie-A.

Dia dipinjamkan ke Juventus pada musim 2010-2011, lalu satu tahun berikutnya dipinjamkan lagi ke San Siro. Namun, kedua raksasa Italia ini tidak ingin mengubah kontrak peminjaman menjadi permanen.

"Saat ini Aquilani adalah pemain Liverpool dan tentu akan ikut dalam latihan pra-musim dengan mereka, kemudian kita lihat saja apa yang akan terjadi," ungkap agennya, Franco Zavaglia, kepada TMW, seperti dilansir Sky Sport.

Pemain asal Italia itu pernah mengatakan bahwa dirinya ingin bermain bersama "I Rossonerri". Sayangnya keinginan itu tak diikuti penampilan yang fantastis. Dalam 23 partai terakhir dia hanya mencetak satu gol.

Sementara itu, "The Reds" juga pernah menyebutkan bahwa mereka akan menarik Aquilani jika memang tak ada penawaran permanen kepada pemain tengahnya itu karena masih ada sisa kontrak dua tahun.

"Manajer baru akan memutuskan apakah tetap akan mempertahankannya atau tidak. Saya tidak berpikir bahwa dia akan datang kembali ke Italia dan dia belum menunjukkan ketertarikan khusus. Namun, kali ini, saya berharap Liverpool dapat memberi tahu kami secepatnya jika dia tidak lagi masuk dalam rencana klub sehingga kami akan mencarikan klub yang tepat untuknya," tutur Franco.

Franco mengatakan, Aquilani dalam kondisi fisik yang baik selain cedera pergelangan kaki yang sudah lama dialaminya, terutama setelah menjalani operasi pergelangan kaki di Liverpool.


Via: Aquilani Kembali ke Anfield

Tuesday, July 3, 2012

Lupakan Kekalahan, Rooney-Cole ke LA


LOS ANGELES, KOMPAS.com Striker tim nasional Inggris, Wayne Rooney, tampaknya tak mau lama-lama berada dalam kesedihan setelah timnya didepak Italia dari Piala Eropa 2012 di babak semifinal di Kiev, Ukraina, Minggu (24/6/2012), dan setelah lelah terlibat perang mulut di media dengan mantan pelatih timnas Inggris, Fabio Capello.

Hanya sehari setelah itu, Rooney dan istrinya, Coleen Rooney, berangkat dari London menuju Negeri Paman Sam untuk berlibur tanpa putranya, Kai. Dalam laporan Daily Mail yang dirilis, 28 Juni lalu, Rooney terlihat bersantai bersama Coleen di kolam renang di sebuah hotel di Los Angeles (LA).

Setelah beberapa lama menikmati suasana di tempat itu, mereka menyambut rekan Rooney di "The Three Lions", Ashley Cole. Selain menemui Rooney dan Coleen, Cole juga tampak memasuki Bootsy Bellows, sebuah kelab malam di LA.

Pemain berusia 31 tahun itu juga tampaknya ingin melupakan kenyataan pahit dalam drama adu penalti melawan Italia yang berakhir dengan kekalahan 2-4. Saat itu, Cole termasuk dalam penggawa Inggris yang gagal mengeksekusi penalti.


Via: Lupakan Kekalahan, Rooney-Cole ke LA

Pedrosa Bidik Hat-trick Juara di Sachsenring


Sachsenring - Dani Pedrosa selalu kalah bersaing dengan Casey Stoner dan Jorge Lorenzo di sepanjang musim 2012. Di MotoGP Jerman akhir pekan ini, dia berharap bisa menang untuk menggenapi hat-trick podium teratas di Sachsenring.

Penampilan Pedrosa di musim 2012 ini sesungguhnya sangat stabil dan memuaskan tim Honda. Meski belum pernah memenangi balapan, dia berhasil enam kali naik podium dari tujuh balapan yang sudah digelar.

Jika ada peluang buat Pedrosa mengalahkan Stoner dan Lorenzo, maka kans tersebut terbuka sangat lebar di MotoGP Jerman. Di sana, pembalap asal Spanyol itu jadi juara di dua musim terakhir.

"Sachsenring menjadi lintasan di mana kami meraih sukses di masa lalu. Kami punya hasil yang sangat baik di sini dan ini adalah sirkuit di mana saya selalu menikmati balapannya," sahut Pedrosa seperti diberitakan Crash.

Dengan Lorenzo akhir pekan lalu gagal dapat poin, selisih Pedrosa dengan dua pembalap di posisi teratas kini hanya berjarak 19 poin. Itu artinya dia bisa saja menggeser kedua seterunya itu andai dapat posisi teratas.

"Setiap balapan punya nilai penting dan kami harus bekerja keras sambil menunggu waktu kami tiba. Kami menjalani akhir pekan yang bagus di Assen dan kami harus mengulanginya di Jerman; semoga kami bisa meraih kemenangan pertama di 2012, hal mana sangat kami inginkan saat ini," lugas Pedrosa.



Via: Pedrosa Bidik Hat-trick Juara di Sachsenring

Spanyol Tekuk Yunani, Portugal Pimpin Klasemen


HAAPSALU, KOMPAS.com - Ambisi tim nasional Spanyol di bawah usia 19 tahun untuk mempertahankan gelar Piala Eropa U-19 dimulai dengan sempurna. Pada pertandingan pembuka penyisihan Grup A, Spanyol sukses mengempaskan Yunani 2-1, Selasa (3/7/2012).

Dua gol kemenangan "Matador" muda masing-masing dilesakkan oleh Jese Rodriguez (menit ke-30) dan Derik Osede (menit ke-40). Sedangkan satu-satunya gol balasan Yunani dicetak Dimitris Diamantakos pada pertengahan babak kedua.

Meski menang, Spanyol ternyata hanya menempati urutan ke-2 klasemen sementara Grup A. Sebab, beberapa jam berselang, Portugal berhasil memuncaki klasemen setelah menang besar atas tuan rumah, Estonia, dengan skor 3-0. Gol bunuh diri Artur Pikk (menit ke-5) dan dua gol dari pemain Portugal, Betinho (menit ke-25) dan Daniel Martins (menit ke-72), sudah cukup untuk membungkam publik Lillekula Stadium.

Di Grup B, Perancis menang 3-0 atas Serbia. Pada pertandingan lainnya, Inggris hanya bermain imbang 1-1 lawan Kroasia.

Berikut klasemen sementara Piala Eropa U-19:

Grup A:
1. Portugal - 3 poin
2. Spanyol - 3 poin
3. Yunani - 0 poin
4. Estonia - 0 poin

Grup B:
1. Perancis - 3 poin
2. Inggris - 1 poin
3. Kroasia - 1 poin
4. Serbia - 0 poin


Via: Spanyol Tekuk Yunani, Portugal Pimpin Klasemen

UEFA Manipulasi Cuplikan Air Mata Fans Jerman


BERLIN, KOMPAS.com - Uni Federasi Sepak Bola Eropa (UEFA) dikecam karena diduga telah melakukan manipulasi saat menyiarkan secara langsung pertandingan semifinal Piala Eropa antara Italia melawan Jerman pada 28 Juni lalu.

Di sela-sela tayangan pertandingan tersebut, seorang wanita pendukung "Der Panzer" tertangkap kamera menetaskan air mata saat tim besutan Joachim Loew itu kebobolan untuk kedua kalinya oleh Mario Balotelli pada menit ke-36. Faktanya, tayangan tersebut dimanipulasi. Menurut salah satu stasiun televisi Jerman, ARD, tayangan tersebut diambil sebelum pertandingan dimulai. Wanita yang diketahui bernama Andrea itu pun mengungkapkan, dirinya menangis karena terharu mendengar lagu kebangsaan berkumandang, bukan karena Jerman kebobolan.

Andrea terheran saat menerima email dari rekannya yang merasa heran melihat dia menangis padahal pertandingan masih tersisa satu jam.

"Air mata itu bukan air mata kesedihan, tetapi air mata bangga yang jatuh saat saya menyaksikan kesebelasan Jerman menyanyikan lagu kebangsaan, tepat sebelum pertandingan dimulai. Saya terharu, jelas Dusseldorf dalam wawancaranya dengan Suddeutshe Zeitung.

Kepala Editor Euro 2012 di ARD, Joerg Schoenenborn, telah menyampaikan protes terkait manipulasi tersebut kepada UEFA. "Kami terkejut dan kesal. Gambar-gambar itu tidak dapat diterima dan kami telah berbicara kepada UEFA atas masalah ini beberapa hari lalu. Kami sekarang dalam pembicaraan lebih lanjut," jelas Schoenenborn .

ARD juga sebelumnya meminta klarifikasi UEFA dalam tayangan langsung Jerman versus Belanda. Dalam tayangan tersebut, Joachim Loew terlihat bermain-main mengetuk bola dari lengan seorang anak pemungut bola saat pertandingan sedang berlangsung. Adegan itu ternyata terjadi sebelum pertandingan dimulai.

Schoenenborn menilai seharusnya siaran langsung tidak ada manipulasi dan sensor. Itulah mengapa kita dengan tegas mengatakan kepada UEFA bahwa publik di Jerman menginginkan siaran langsung. Ketika sebuah tayangan dinyatakan siaran langsung, ya itu harus ditampilkan secara langsung," tegasnya. (AP)


Via: UEFA Manipulasi Cuplikan Air Mata Fans Jerman

Sagan Menang Lagi, Cancellara Masih Teratas


Jakarta - Peter Sagan meraih kemenangan keduanya saat Tour de France 2012 masuk etape ketiga. Namun catatan waktu yang dia buat belum cukup untuk menggusur Fabian Cancellara sebagai pemilik jaket kuning.

Sagan sebelumnya juga menjadi yang pertama menyentuh garis finis saat digelar etape pertama. Sukses tersebut dia lanjutkan di etape ketiga yang digelar Selasa (3/7/2012) waktu setempat.

Menempuh rute dari Orchies hingga Boulogne-sur-Mer, sekitar sejauh 197 km, Sagan kembali mengalahkan pesaing-pesaingnya setelah mencatat waktu empat jam, 42 menit dan 58 detik. Dia mengungguli Edvald Boasson Hagen di posisi kedua dan Peter Velits di urutan tiga.

Pada stage ini, Fabian Cancellara berhasil menuntaskan balapan di tangga keempat. Hasil tersebut membuat dia masih memuncaki klasemen umum dengan total waktu yang dibuat adalah 14 jam, 45 menit dan 30 detik.

Posisi dua di klasemen umum menjadi milik Bradley Wiggins (Inggris/Team Sky) dengan total waktu lebih lambat tujuh detik dibanding Cancellara. Sementara Sagan masih tercecer di urutan 15 dan terpaut 23 detik.

Hasil Stage III Tour de France

1. Peter Sagan (Slovakia / Liquigas)
2. Edvald Boasson Hagen (Norway / Team Sky)
3. Peter Velits (Slovakia / Omega Pharma - Quick-Step)
4. Fabian Cancellara (Switzerland / RadioShack)
5. Michael Albasini (Switzerland / Orica)
6. Cadel Evans (Australia / BMC Racing)
7. Nicolas Roche (Ireland / AG2R)
8. Samuel Sanchez (Spain / Euskaltel)
9. Bauke Mollema (Netherlands / Rabobank)
10. Vincenzo Nibali (Italy / Liquigas)

Klasemen Umum Tour de France (Usai stage III)

1. Fabian Cancellara (Switzerland / RadioShack) 14:45:30"
2. Bradley Wiggins (Britain / Team Sky) +7"
3. Sylvain Chavanel (France / Omega Pharma - Quick-Step)
4. Tejay Van Garderen (U.S. / BMC Racing) +10"
5. Edvald Boasson Hagen (Norway / Team Sky) +11"
6. Denis Menchov (Russia / Katusha) +13"
7. Cadel Evans (Australia / BMC Racing) +17"
8. Vincenzo Nibali (Italy / Liquigas) +18"
9. Ryder Hesjedal (Canada / Garmin)
10. Andreas Kloeden (Germany / RadioShack) +19"


Via: Sagan Menang Lagi, Cancellara Masih Teratas

Fabregas: Brasil? Lihat Nanti


MADRID, KOMPAS.com - Spanyol menjadi tim pertama yang menjuarai tiga ajang besar secara beruntun, yaitu Piala Eropa 2008, Piala Dunia 2010, dan Piala Eropa 2012.

Menurut gelandang Cesc Fabregas, Spanyol berpotensi mempertahankan dominasi mereka untuk jangka panjang, karena banyak pemain yang tampil di Piala Eropa 2012 berusia 23-25 tahun.

"Sebagian besar dari kami berusia 23-25 tahun. Bisa tampil di level tinggi dalam usia itu adalah pengalaman berharga," ujar Fabregas.

"Kami beruntung mendapatkan pengalaman bagus ketika berusia 21 tahun. Semoga itu dan sukses yang telah kami raih akan menjadikan kami lebih baik ketika berusia 27 dan 29 tahun."

"Dari segi usia, kami bisa terus berada di level ini untuk waktu yang lama, tetapi pada saat yang sama, kita akan lihat dalam kondisi apa kami tiba di Brasil," tuturnya.


Via: Fabregas: Brasil? Lihat Nanti

Aji: Saya Tahu Kekuatan Australia


JAKARTA, KOMPAS.com - Pelatih tim nasional Indonesia U-22, Aji Santoso, mengaku mengetahui kualitas skuad Australia yang akan tampil di babak kualifikasi Grup E Piala Asia U-22 di Pekanbaru, pada 5 hingga 15 Juli.

Dalam turnamen itu, "The Socceroos" menurunkan pemain muda yang sebagian besar berkompetisi di Liga Utama Australia. Dua di antara 23 pemain Australia itu bermain di Premier League, yaitu Giancarlo Gallifuoco (Tottenham Hotspur) dan Aaron Lennox (Queens Park Rangers).

"Saya sudah siapkan strategi dan sudah tahu gambaran kekuatan mereka (Australia). Skuad mereka cukup kuat, karena diperkuat dua pemain yang bermain di Premier League, dan materi pemain-pemainnya bermain di kompetisi tertinggi di Australia," ungkap Aji saat dihubungi Kompas.com di Jakarta, Selasa (3/7/2012).

Meski demikian, Aji mengaku yakin anak asuhnya tetap akan berjuang dalam laga yang akan diselenggarakan di Stadion Utama Riau, pada Kamis (5/7/2012). Andik Vermansyah dan kawan-kawan, kata dia, akan tetap tampil maksimal dalam laga tersebut.

"Siapa pun lawannya, kita akan lawan dengan fighting spirit yang besar. Kita akan tetap berjuang mendapatkan hasil yang terbaik dengan keterbatasan ini," harap Aji.

Babak kualifikasi Piala Asia U-22 secara keseluruhan akan diikuti 41 negara yang dibagi ke dalam tujuh grup di Zona Timur dan Zona Barat. Indonesia dan Australia berada di Grup E bersama dengan Jepang, Singapura, Makau, dan Timor Leste.


Via: Aji: Saya Tahu Kekuatan Australia

Rahasia Kemenangan Spanyol Menurut Torres


MADRID, KOMPAS.com - Kemenangan Spanyol di ajang Piala Eropa 2012 berarti luar biasa bagi Fernando Torres. Peraih penghargaan sepatu emas ini memang menyumbangkan mayoritas gol, yaitu tiga gol, untuk timnya. Namun menurutnya, gol itu tak berarti apa-apa tanpa kerja sama tim yang menjadi rahasia kekuatan "La Furia Roja".

"Anda tak bisa menanyakan saya lebih banyak lagi, ini jelas kerja sama tim dan kebersamaan yang membawa kami sampai ke sini (kemenangan)," tuturnya kepada Marca seperti dilansir oleh ESPN.

Dalam sepak bola, kemenangan seperti sebuah candu. Torres mengungkapkan bahwa sekali menang, tim yang merupakan perpaduan kekuatan para individu akan terus berjuang untuk kembali menang. Timnya pun berusaha sekuat tenaga untuk bisa kembali menang sekali pun harus menghadapi tim besar seperti Italia.

Spanyol, lanjutnya, sudah menetapkan kemenangan sebagai tujuan sejak memulai turnamen ini. Kini, kemenangan ini akan menjadi bagian dari sejarah sepak bola Spanyol.

"Kami mendominasi dari awal hingga akhir dan menikmati malam yang fantastis. Sekarang kami dapat mengatakan bahwa tim-tim nasional di masa yang akan datang akan berkonsentrasi pada kami saat mencoba mencetak sejarah," katanya.

Torres didaulat menjadi peraih sepatu emas setelah mencetak satu gol dari empat gol yang dicetak oleh tim asuhan Vicente Del Bosque itu di laga final saat melawan Italia di Kiev, Minggu (1/7/2012). Dengan perolehan tiga gol dan satu umpan dalam waktu bermain hanya 189 menit dia lebih unggul atas pemain timnas Jerman, Mario Gomez.

"Sepak bola itu seperti ini. Ini Piala Eropa ketiga saya, di laga-laga sebelumnya, saya bermain di semua pertandingan dan mencetak dua gol. Di laga kali ini saya bermain lebih sedikit namun memenangi sepatu emas. Sepak bola bisa sama atau tidak sama sekali, tergantung cata Anda melihatnya, dan ini alasannya kami sangat menyukainya," tandasnya.


Via: Rahasia Kemenangan Spanyol Menurut Torres

September, Vitali Klitschko Naik Ring Lagi


Kiev - Vitali Klitschko akan kembali bertanding pada bulan September mendatang. Juara dunia tinju kelas berat versi WBC itu akan ditantang oleh petinju Jerman, Manuel Charr.

Duel Klitschko versus Charr akan dihelat di Olympic Indoor Arena, Moskow, 8 September mendatang. Ini adalah pertarungan kesembilan Klitschko mempertahankan gelarnya sejak merebutnya lagi dari tangan Samuel Peter pada Oktober 2008.

"Charr masih muda, lapar, dan tak terkalahkan," ucap Klitschko di AFP.

"Dia tak takut dengan siapa pun, selalu bergerak maju. Saya tahu bahwa dia akan sangat termotivasi melawan saya dan itulah kenapa saya pastinya tak akan membuat kesalahan dengan meremehkannya," tambah petinju Ukraina yang memegang rekor menang-kalah 44-2
Via: September, Vitali Klitschko Naik Ring Lagi

"Timnas Spanyol Bukan Sekadar Pesepak Bola Hebat"


KOMPAS.com - Tim nasional sepak bola merayakan kemenangan di jalanan Madrid, Senin (2/7/2012), usai mengalahkan Italia dengan skor 4-0 di laga final Piala Eropa 2012 di Kiev, sehari sebelumnya. Mereka disambut terlebih dulu di Istana Zarzuela oleh Raja Spanyol, Juan Carlos, lalu bergerak ke Plaza de Cibeles untuk menggelar pesta bersama masyarakat Spanyol.

Kiper timnas Spanyol, Iker Casillas, mengatakan bahwa dirinya sangat bangga bisa kembali memenangi gelar juara Eropa bersama timnya dan menyatakan bahwa kemenangan ini adalah persembahan untuk masyarakat Negeri Matador. Bagi Casillas pula, timnas ini bukan sekadar berisi para pesepak bola yang hebat.

"Saya sangat terhormat bisa menjadi kapten tim ini yang tak hanya terdiri dari para pemain sepak bola yang luar basa, namun juga pribadi-pribadi yang luar biasa. Senang berada di sini. (Kemenangan) ini untuk Anda dan untuk bisa Anda nikmati," ungkapnya seperti dilansir oleh Marca.

Masyarakat Madrid, dan sejumlah kota di sekitarnya, tumpah ruah di jalanan utama Spanyol, sekitar Calle Princesa dan Gran Via, untuk menyambut para pahlawan "La Furia Roja". Dengan atribut-atribut merah kuning, mereka sangat bergembira atas kemenangan tersebut.

Kiper cadangan timnas Spanyol, Pepe Reina mengucapkan terima kasih atas dukungan dari para suporter bertahun-tahun. Dukungan itu yang membuat sepak bola Spanyol bisa bangkit dan menikmati tiga gelar turnamen besar berturut-turut, yaitu Piala Eropa 2008, Piala Dunia 2010 dan Piala Eropa 2012.

"Kami adalah tim legendaris," serunya.

Dia lalu melontarkan pujiannya kepada pelatih Vicente Del Bosque yang juga menjadi legenda karena berhasil membawa timnas berjaya di Piala DUnia 2010 dan Piala Eropa 2012.

"Kekuatan yang mendorong tim dari belakang, orang yang sabar, yang membawa kebaikan dan kebijaksanaan di tengah tim. Saya pikir dia satu-satunya pelatih yang memenangi Piala Dunia dan gelar juara Eropa," tutur kiper Liverpool ini.


Via: "Timnas Spanyol Bukan Sekadar Pesepak Bola Hebat"

Monday, July 2, 2012

Presiden Fenerbahce Dihukum Enam Tahun Penjara


KOMPAS.com - Presiden klub asal Turki Fenerbahce, Aziz Yildirim, dijatuhi hukuman penjara enam tahun dan tiga bulan dalam kasus pengaturan hasil pertandingan, bersama pengurus beberapa klub lain.

Vonis ini dikeluarkan pengadilan di Turki, hari Senin (2/7/2012), setahun setelah polisi menahan tak kurang dari 93 orang dalam kasus pengaturan skor pertandingan sepak bola di negara tersebut.

Hakim memutuskan Yildirim, satu di antara empat tersangka yang masih mendekam di penjara, terbukti bersalah mengatur hasil enam pertandingan dan menawarkan uang ke pemain dan pengurus klub.

Dakwaan jaksa menyebutkan, selain mengatur hasil pertandingan, Yildirim memiliki jaringan untuk mendukung kegiatan tersebut. Ia menolak semua dakwaan jaksa walaupun pihak penuntut menyertakan bukti rekaman yang diduga melibatkan pemain dan wasit yang disuap.

Bebas

Meski dinyatakan bersalah dan divonis hukuman penjara, Yildirim justru bebas terhitung mulai Senin (02/07) karena ia telah ditahan sejak setahun lalu. Sistem hukum Turki memungkinkan pengadilan membebaskan terdakwa setelah yang bersangkutan menjalani sebagian masa hukuman.

Yildirim dan beberapa terdakwa lain diperkirakan akan mengajukan banding. Jika ia kalah di tingkat banding ada kemungkinan ia harus menjalani sisa hukuman.

Kasus yang menimpa Yildirim membuat Fenerbahce dicoret dari Liga Champions musim pertandingan lalu.

Selain di Turki, kasus-kasus pengaturan hasil pertandingan juga terjadi di Italia, Israel, Finlandia, dan Yunani di tengah upaya gencar UEFA menekan kasus ini di Eropa. UEFA mengeluarkan dana jutaan dolar untuk memantau perusahaan taruhan dan menyelidiki kasus-kasus dugaan suap terhadap pemain dan wasit.


Via: Presiden Fenerbahce Dihukum Enam Tahun Penjara